Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Bingung Edit Hasil Scane Berubah Jadi Tulisan

Monday, June 22, 2015



Lagi enak-enaknya maen game Command & Conquer Generals temen kerja ku nanya masalah scane yang baru saja dia buat katanya hasil dari scane tersebut kepingin dia edit dari pada nulis ulang lagi katanya gitu. Nanya tentang program untuk edit hasil scane tersebut biar bisa menjadi tulisan dan bisa di editnya lagi, dari pada nyari program ato sofware yang gak jelas aku bilangin di laptopmu aja ada kok di Microsoft Office. Gak ngerti caranya dia bilang &^%^%$@((&.

Untuk mengedit hasil scane yang kita buat dan bisa menjadi tulisan biasa di txt ataupun di microsoft word di laptop, komputer (PC) bahkan notebook kita semuanya biasanya sudah ada program yang umum yaitu Microsoft Office yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Cuma mungkin caranya saja yang tidak tahu, untuk itu kita tidak perlu lagi mencari sofware atau program lain lagi.

Berikut ini cara edit hasil scane menjadi file txt ataupun  microsoft word
1. Buka Microsoft Office OneNote2007.
2. Lihat bagian menu bar, klik : Insert > Pictures > From Files.


3. Cari file hasil scaning yang telah Anda simpan sebelumnya, kalau sudah ketemu lalu klik insert.


4. Jika file yang kita maksud telah tampil di OneNote2007, selanjutnya klik kanan pada bagian gambarnya. Akan muncul kotak dialog seperti gambar berikut. Pilih Copy Text From Picture.



5. Terakhir, buka Microsoft Office Word 2007, buat dokumen baru dan paste.



Save, selesai.

Sekarang Anda bisa berbuat apa saja dengan teks hidup yang tampil di Ms Word Kita.
Dibawah ini Video Tutorialnya di YouTube

Memeriahkan Lebaran Dengan Balon

Tuesday, June 16, 2015

BALON mendengar kata tersebut aku jadi teringat dengan suatu benda yang melayang-layang di udara di waktu hari-hari Puasa menjelang lebaran. Di daerah asalku Desa kelahiranku Kepyar waktu dulu jaman tahun 1988 sampai 1997 di waktu menjelang Lebaran atau Hari Raya Idhul Fitri akan banyak anak-anak yang senang membuat suatu hiburan di buatnya balon dari bahan plastik putih maupun hitam yang biasa di beli di pasar Purwantoro.

Untuk membuat balon yang kita perlukan adalah bahan-bahan yang sederhana yaitu platik atau pun kertas, untuk membuat balon dari bahan plastik alatnya cukup menggunakan ublik dan lidi dari pohon kelapan, sedangkan untuk bahan kertas alatnya cukup dengan lem dan ketelatenan.

Waktu dulu jaman belum semodern sekarang ini untuk mengisi waktu di bulan Puasa anak-anak yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) maupun yang sudah di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di waktu sore hari menghibur dirinya dengan membuat balon ini setelah selesai biasanya akan di umbulne (diterbangkan) dengan menggunakan asap yang di peroleh dengan membakar Blarak (Daun Kelapa Kering) dan sampah-sampah daun yang banyak terdapat di bawah pohon di sekitar jalan Desa. Tapi waktu dulu itu menuruk saya kok terasa lucu juga waktu balon yang selesai di buat dan di terbangkan tapi setelah terbang di kejar sampai turun lagi dan di bawa pulang.


Itu tadi sekelumit kesibukan anak-anak Desaku jaman 1988 sampai 1997 untuk mengisi waktu di sore hari bulan Puasa. Menjelang berakhirnya Bulan Puasa anak-anak akan membuat jenis Balon yang sama tetapi ukurannya yang jauh berbeda biasanya ukuran diameter balonnya itu akan 2 meter sampai 3 meter dan ketinggiannya biasanya ada yang 5 m sampai 8 meter, balon yang ukurannya besar ini akan di umbulne (diterbangkan) di waktu setelah selasai Sholat Idhul Fitri, di lapangan Desa Kepyar ( Lapangan Mandala Bakti) akan dilaksanakan Sholat Idhul Fitri seluruh warga baik yang masih kecil sampai yang sudah tua.


Di lapangan Desa ini beramai-ramai Balon yang ukurannya Super Besar menurut pandangan orang-orang Desa kami akan di umbulne (diterbangkan) tetapi untuk balon yang ukuran besar ini tidak akan dikejar lagi.



Nyaringnya Baleman (Long Bumbung) Di Waktu Malam

Malam begitu dingin menyusup kekulit sampai ketulang dan aku terbangun dari alam tidur saat terdengar suara Duar duer duor bersahutan di malam pekat, belum ada listrik seperti sekarang ini yang memberikan cahaya hanyalah nyala api dari ublik di ruang tengah di rumah memang hanya satu ublik itu, malam itu bulan Puasa tahun 1989 jam 11 malem suara duar duer duor terdengar lagi dan kuingat itu adalah suara dari baleman mainan dari anak-anak yang selesai Sholat Tarawih.

Baleman adalah sejenis benda yang terbuat dari bambu yang bisa mengeluarkan bunyi Duor, Baleman atau yang umum di sebut Long Bumbung adalah suatu alat permainan anak-anak di waktu malam setelah Sholat Tarawih di Bulan Puasa di Daerah asalku Wonogiri tepatnya Desa Kepyar Kecamatan Purwantoro, tapi permainan itu sudah lama sekali hilang dan mungkin tidak akan di lakukan lagi. Baleman atau Long Bumbung sebenarnya sangat berbahaya bagi anak-anak yang bermain atau yang hanya melihatnya saja karena Baleman atau Long Bumbung cara bermainnya atau membunyikannya menggunakan minyak tanah yang dimasukan kedalam bambu dan di sulut menggunakan api terjadi letusan dan menghasilkan bunyi yang nyaring.

Untuk membuat Baleman atau Long Bumbung kita harus menyiapkan bahan baku berupa Bambu Petung kalau tidah ada bambu petung bisa menggunakan bambu ori. Sedangkan alatnya adalah pahat kecil, palu besi dan besi yang agak panjang atau linggis juga bisa. Membuat baleman atau Long Bumbung kita siapkan bambu petung dengan ukuran panjang kurang lebih 4 meter sampai 5 meter kalau diameternya terserah berapapun semakin diameternya besar semakin kencang suara yang dihasilkan. selanjutnya bambu yang sudah kita potong tadi kita lubangi di bagian paling bawah diatasnya ruas paling bawah dengan ukuran lubang 2 x 2 cm, Kita lubangi juga untuk dalamnya bambu tapi untuk ruas paling bawah di biarkan tetap utuh dan Baleman atau Long Bumbung sudah selesai di buat.


Selain main balon di sorehari anak-anak SD maupun SMP di Desaku jaman tahun 1988 sampai tahun 1997 masih sering memainkan baleman atau long bumbung ini, pada waktu itu masih belum ada Hand Phone apalagi Tablet, jadi untuk mengisi waktu anak-anak SD maupun SMP sering main dengan Baleman atau Long Bumbung ini seletah Sholat Tarawih. Anak-anak beramai-ramai berkumpul di suatu tempat biasanya di tempat salah satu anak untuk bermain baleman ini sampai kantuk menyerang mata merka, biasanya jam 10 malam sudah berhenti dan pulang kerumah masing-masing.


 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Cumbri - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger